Tuesday, November 16, 2010

Memilah Cinta, mungkinkah?

image from Google
Sepertinya cinta tapi mengapa benci
Sepertinya benci tapi mengapa suka
Sepertinya suka tapi mengapa ingkar
Sepertinya ingkar tapi mengapa ada getar yang kian lama terus mengetuk keterasingan

Terusirku dari lamun,
dan saat mata terbuka,
dia... pemamah segala damba yang kurajut dalam cerita
Mimpi dan tak berwujud nyata
Kini datang dengan pesona barunya
Merama-rama dikepala,
menyisakan secuil bahagia yang tertunda.

Siapa gerangan dia?
Sebuah pertanyaan tiba-tiba menohokku dikala senja menjemput
Kalau dia hanya sekedar bayangan dalam mimpi,
mengapa dia terasa begitu dekat

Sepertinya dia meninggalkan kenangan
Sepertinya dia nyata dalam genggaman
Sepertinya dia hidup dalam pikiran
Sepertinya membawa pesan surga untuk sendiriku yang menyanjung gulungan waktu yang merentang,
sepertinya...

No comments:

Post a Comment